Mereka bilang ABABIL
Rabu Maret 02nd 2011, 20:50
Diarsipkan di bawah: cerita-cerita

230220108631

Aku yang mudah membludak ketika suhu otak mencapai derajat berlebihan. Aku yang mudah gemas melihat keadaan sekeliling yang nggak sesuai dengan keinginanku. Aku yang nggak sabaran ketika sesuatu berjalan cukup lamban. Iya, aku yang menyebalkan.

Aku sadari tabiat buruk itu. Dan aku ingin bermetamorfosis menjadi manusia yang jauh lebih berakhlatul karimah. Aku berusaha menahan gejolak yang sering tiba-tiba muncul tanpa diundang.

Seminggu ini, ketika merasa jauh lebih ikhlas, lebih mampu menahan amarah, kok ya masih banyak juga godaan. Tugas numpuk nggak tau aturan, try out yang kejar-kejaran, ujian praktek di depan mata. Semua jadi kompleks dan butuh tindakan bukan sekedar omelan. Aku terus berusaha mengingat, SABAR, JANGAN NGELUH dan sesering juga aku teringat AYO CEPET KERJAIN TUGAS! Maka jadilah aku yang bingung mau ngapain. Akhirnya, cuman sekedar mikir dan ngeluh sana sini.

(lagi…)



Bebek Revolusioner
Rabu Maret 02nd 2011, 13:32
Diarsipkan di bawah: TIK, Tak Berkategori

“Bebek?” waktu kata itu meluncur dari mulut ibu sebagai tanda penawaran makan malam langsug signal negative yang aku tunjukkin.

“Ah, pasti dagingnya alot (keras,red). Ayam aja.” Protesku.

“Ini beda, empuk banget. Coba dulu.” Kakak mulai promo.

Aku yang keras kepala, akhirnya cuman ngendon di warung sebelah makan bakso. Lumayanlah, seenggaknya baksonya cukup bikin moodku yang jelek gara-gara SI BEBEK ALOT mendadak hilang. (asumsi awalku)

Aku emang bukan penggemar daging bebek. Imagenya yang bisa bikin ngilu gara-gara dagingnya yang keras,bikin aku ilfeel makan bebek dimanapun dan kapanpun. Apalagi si bebek suka sama lumpur. Pada akhirnya, aku sebagai pembenci bebek.

(lagi…)



Tugas animasi kalkulator
Rabu Maret 02nd 2011, 10:24
Diarsipkan di bawah: TIK

11870  Putri Virgina

11887 Rika Wulan

pak sourcenya :

 http://www.pustakasmasa.com/images/anima…



Tugas animasi Xray preloader
Rabu Maret 02nd 2011, 10:22
Diarsipkan di bawah: TIK

11870 Putri Virgina S

11887 Rika Wulan N

Pak ini sourcenya :

 http://www.pustakasmasa.com/images/anima…

pak kalo masi belum sempurna kami mohon maaf ya pak :)



Penebeng sejati?
Minggu Desember 19th 2010, 10:37
Diarsipkan di bawah: cerita-cerita

Nyaris 6 tahun saya resmi menjadi penebeng sejati. Yang kalau tiap pergi kemanapun selalu mengandalkan jasa menyetir oranglain. Mulai bapak tercinta, kakak, pacar kakak saya (nggak tahu malu, ya?), temen, pak becak, pak bemo, pak taksi, pokoknya semua orang yang handal nyetir. Entah motor, mobil, sampai becak sekalipun.

Banyak kisah yang tertuang…

Saya selalu merasa masih bisa bernapas, walaupun tak mampu menyetir. Jadilah, saya orang yang sepanjang SMP sampai SMA mengandalkan mesin oranglain untuk sampai pada tempat tujuan saya. Iya benar, saya masih bisa hidup dengan identitas penebeng abadi!

Rumah saya di sidoarjo, sedangkan sekolah saya menclok didaerah surabaya pusat. Maka, saya mejajaki jasa antarjemput selama kelas 1 SMP. Beranjak kelas 2, (sudah masuk pagi) maka bapak saya yang kebagian mengantar jemput saya. Lumayan, ngirit uang anjem (antar jemput, red) dan uang shampo+ deodorant. Kok bisa?

Bapak bilang, “kamu dulu kecut banget tiap pulang sekolah. Keringetmu+kringet temen-temenmu digabung jadi satu waktu di anjem.”

“Bau badan maksudnya?” okei, emang udah bawaan, kalau saya mudah berkeringat. Bayangkan, anjem yang diisi penuh orang-orang yang kecut. Jadinya adalah kecut kuadrat + rambut lepek yang kagak nahan buat saya. Yap, lusuh dan kumus-kumus saya sandang.

Sejak lepas dari anjem, bau sedap (bahasa enak dari kecut) saya mulai berkurang. Efek AC yang mengibas-ibas badan dan rambut saya. Hehe…

Pada akhirnya, selama SMP hari-hari saya selalu ditemani bapak tersayang. Bapak yang selalu berada disamping saya sambil menyetir, dan saya yang selalu menjadi asisten sopir. (menyuapi bapak kalau belum sarapan)

Melepas seragam putih biru, bukan berarti saya mulai mengambil gagang motor. Iya, saya masih terlalu takut pada jalanan. Terlalu liar dibayangan saya untuk bersaing dengan kendaraan lain. Toh, bapak saya juga sama takutnya seperti saya untuk melepas anaknya menyetir sendiri. Saya dan bapak yang lumayan sering melihat kecelakaan dijalanan, semakin membuat ciut nyali saya untuk benar-banar berani menakhlukkan jalanan kota.

(lagi…)



Haus Duit???
Selasa Oktober 26th 2010, 22:40
Diarsipkan di bawah: jelajah pikiran

Tilang bisa dimana-mana

Sudah dua kali dalam seminggu saya kena tilang. Okelah, memang bukan saya yang tertangkap basah melakukan kesalahan lalu lintas. Pantat saya cuman ngendon disamping kursi si pemgemudi.

Yang pertama, entah ini sial atau apa, pacar saudara saya yang tak lain adalah sopirnya, tertunduk pasrah saat pak polisi melambaikan tangannya tanda bahwa dilarang memotong jalan. Apes luar biasa, karena 100rb melayang sia-sia. Jelas jumlah yang tidak sedikit. Apalagi masnya (pacar saudara saya) masih terhitung sebagai ma…. (lagi…)



Kami ini Sistem Periodik Unsur
Minggu Oktober 24th 2010, 22:11
Diarsipkan di bawah: cerita-cerita

Aku memang tidak pintar. Tapi kalian tidak pernah menyebutku “bodoh” hingga aku tidak perlu merasa harus pintar saat bersama kalian.

Aku memang tidak mudah untuk sering menjadi makhluk social. Mungkin ini efek ke-individualan yg tertanam saat smp. Hingga aku mengenal kalian dan mengenal pula apa itu makhluk social. Yg terealisasikan dalam wujud nyata. Tidak abstrak. Tidak hanya tertuang pada buku ekonomi saja.

(lagi…)



Dompet Hitam itu, Siapa yang Punya?
Minggu Oktober 24th 2010, 22:04
Diarsipkan di bawah: fiktif belaka

Aku keluarkan energiku berlebihan. Membuat napasku beradu dengan kecepatan lariku. Tanganku dan kakiku mulai pegal. Isi kepalaku pun terasa memanas. Bukan hanya karena si surya yang memancarkan kalorinya dengan daya yang hebat, juga karena aku sudah geram bukan kepalang dengan bocah ingusan berbaju kumal yang sedang ku kejar…

(lagi…)



Pag Slamet TERCINTA
Minggu Oktober 24th 2010, 22:01
Diarsipkan di bawah: cerita-cerita
Pag Slamet Awalnya malu-malu kami dikumpulkan pada 1 kandang bernama PAG SLAMET. Nama yang kami dapat dari hasil debat panjanggggg yang bermula dari dari SEMPAK. berhubung si SEMPAK sudah ada yang punya akhirnya, tercantumlah nama PAG SLAMET sebagai hasil polling yang sedikit memilukan.

berawal dari situlah semua terungkap…

(lagi…)



Kami yang saling cinta
Minggu Oktober 24th 2010, 21:54
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Kami punya nama akhir yang sama. Terkesan seperti marga keluarga. NINGTYAS. Coba pikir, marga macam apa itu? Sangat perempuan sekali. Beruntunglah, SANG MAHA PENCIPTA memberi izin hidup hanya untuk ketiga anak putri. Dua lelaki tampan kembar, (begitu orangtua kami menyebutnya) telah lebih dulu dijemput malaikat Izrail.
Tinggallah…
(lagi…)